13 April 2013

Dari namanya, sequential gearbox bisa berarti perpindahan gigi  yang berkesinambungan atau berurutan. Bila pada transmisi manual biasa (konvensional), perpindahan gigi memiliki pola 'H' alias 'H' pattern, untuk jenis sequential, pola yang digunakan berbentuk 'I' atau segaris.

Mobil yang menggunakan transmisi seperti ini lazimnya mobil balap yang membutuhkan perpindahan gigi dengan sangat cepat. Mulai dari gigi 1 sampai gigi 5, tuas transmisi cukup digeser kedepan secara berulang. Sebaliknya untuk turun gigi dari 5-4-3-2-1, juga tinggal menggeser tuas ke belakang secara berulang.

Teknologi ini memungkinkan seorang pembalap untuk melakukan perpindahan gigi sepersekian detik lebih cepat. Ditambah lagi, transmisi yang digunakan biasanya berupa dog-clutch (dog-drive) yang memungkinkan pembalap tak perlu menginjak pedal kopling saat melakukan perpindahan gigi.

Jadi, pedal kopling hanya diinjak ketika ingin masuk ke gigi 1, selanjutnya langsung memainkan tuas transmisi. Ciri paling khas, terdengar bunyi "kleng" seperti besi beradu ketika masuk gigi 1. (mobil.otomotifnet.com

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

0 komentar: