15 July 2020

KOMPONEN KOMPONEN SISTEM STATER PADA MOBIL

Salah satu sistem dalam mobil yang sangat penting adalah sistem starter. Mengapa ? karena sistem inilah yang akan mempermudah kita dalam menghidupkan sebuah mobil. Untuk lebih jelasnya mari kita ikuti bahasan berikut ini.

MACAM MACAM SISTEM STATER

Sistem starter sendiri dapat dibedakan menjadi beberapa macam diantarannya :
  1. Sistem stater manual
  2. Sistem starter elctrik
  3. Sistem starter pneumatic

Sistem starter manual adalah sistem stater dimana dalam pengoperasiannya kita menggunakan tenaga manual, seperti kick stater (stater kaki) atau dengan diengkol menggunakan tangan (seperti pada diesel satu silinder).

Kali ini kit akan secara khusus membahas tentang sistem stater electric.











GAMBAR SUSUNAN STATER




 

Selanjutnya kita akan membahas satu persatu komponen komponen dari motor stater dan fungsinya

KUMPARAN MEDAN


Untuk menghasilkan medan magnet pada starter, pada starter tidak digunakan magnet permanen. Melainkan suatu medan magnet yang dii hasilkan melalui arus listrik yang dialirkan melalui kumparan yang di sebut kumparan medan.

Rumah starter (yoke) sebagai tempat mengikatkan sepatu kutub yang dibuat dari besi/logam berbentuk silinder dan sekaligus merupakan rumah anker. Sedangkan sepatu kutub berfungsi untuk menopang kumparan medan dan memperkuat medan magnet yang di timbulkan oleh kumparan medan. Pada umumnya setiap starter mempunyai 4 buah sepatu kutub yang diikatkan pada rumah starter dengan sekrup.


ANKER




Anker tersusun dari besi plat (kern), poros anker, komutator, kumparan anker dan bagian-bagian lainnya. Kedua ujung-ujungnya ditopang oleh bantalan-bantalan (bearing) yang memungkinkan anker dapat berputar diantara sepatu kutub. Kumparan anker dirakit dalm celah-celah plat dan masing-masing ujungnya di sambungkan pada sekmen komutator. Dengan demikian arus yang mengalir melewati semua kumparan dan anker dapat berputar dan menghasilkan momen putar (torsi)


SIKAT ARANG



Motor starter biasanya dilengkapi dengan 4 buah sikat arang (brush) 2 buah diikatkan pada pemagang yang di isolasi dan dihubungkan dengan kumparan anker melalui komutator. Sedangkan sikat lainnya diikat pada pemegang yang dihubungan ke massa (body motor starter) sikat di tekan ke komutator oleh pegas. Bila sikat tersebut telah aus atau tekanan pegasnya menjadi lemah, maka sikat tidak akan dapat melakukan hubungan yang baik dengan komutator. Akibatnya, starter tidak akan dapat menghasilkan momen puntir yang cukup besar sesuai yang di butuhkan


KOPLING STATER



Kopling starter (kopling jalan bebas) berfungsi untuk memindahkan momen puntir dari poros anker ke roda gaya, dan mencegah pindahnya tenaga gerak motor kestarter apabila motor telah hidup akibat putaran motor melampaui putaran anker.

Konstruksi kopling jalan bebas terdiri dari beberapa bagian seperti pinion, peluru, ulir memanjang, poros pinion dan tabung penggerak. Kopling jalan bebas semacam ini disebut juga kopling peluru. Kopling peluru di tempatkan di antara pinion dan tabung penggerak. Tabung penggerak disatukan dengan tabung alur ulir memanjang, sedangkan tabung bagian dalam menjadi satu dengan pinion.


LENGAN PENGGERAK 



Lengan pengerak berfungsi untuk mendorong gigi pinion kearah berkaitan dan menarik kearah melepas dari roda gaya. Lengan penggerak di rakit menjadi satu dengan pegas pendorong apabila pinion akan berkaitan dengan roda gaya, maka tekanan pegas (2) bertambah besar sehingga kontak dengan terminal utama (3) lebih baik


REM ANKER



Rem anker berfungsi untuk mennghentikan dengan segera putaran anker untuk memungkinkan dapat distart lagi secepat mungkin.Dua macam konstruksi rem anker mekanis

Gambar sebelah kiri rem anker terpasang pada bagian belakang anker dan gambar sebelah kanan terpasang pada rumah kopling bagian depan. Rem anker mekanis menggunakan tegangan pegas dan plat gesek untuk pengereman.


MAGNETIC SWICTH



Fungsi utama saklar magnet (saklar magnet) adalah untuk menghubungkan dan melepaskan kopling jalan bebas dengan roda gaya, dan sekaligus mengalirkan arus listrik yang besar ke motor starter melalui terminal utama.

 

Saklar magnet terdiri dari plat kontak yang dihubungkan dengan plunyer dan bekerja bersamaan. Seperti pada gambar, plunyer digulung oleh dua buah gulungan, gulungan bagian dalam dibuat lebih tipis dan disebut kumparan penarik. Sedangkan gulungan bagian luar lebih tebal dan disebut dengan kumparan penahan.

Bila kekuatan magnet dari kedua kumparan ini bereaksi dalam arah yang sama, maka plunyer akan tertarik dan sebaliknya pada saat gaya magnet yang dihasilkan berlawanan arah maka masing-masing gaya magnet saling menghapuskan sehingga plunyer akan kembali ke posisi semula dengan bantuan pegas pembalik (pegas pengembali).

Kumparan penarik dihubungkan ke massa melalui Kumparan medan dan kumparan anker, sedangkan kumparan penahan, dihubungkan langsung dengan massa.


Demikian beberapa penjelasan tentang komponen komponen sistem stater, khususnya pada motor sater dan fungsinya. Untuk materi selanjutnya kita akan membahas tentang cara kerja dari sistem stater.




No comments: