25 Juni 2011





Sistem EFI menggunakan beragam sensor untuk mendeteksi kondisi jalan mesin dan kendaraan. Dan ECU mesin menghitung volume injeksi bahan bakar optimal, dan menyebabkan injektor untuk menginjeksikan bahan bakar. Gambar menunjukkan konfigurasi dasar EFI.

  1. ECU mesin : mengkalkulasikan durasi injeksi bahan bakar optimal berdasarkan sinyal dari sensor.
  2. Air flow meter atau manifold pressure sensor : mendeteksi massa intake udara atau tekanan manifold.
  3. Crankshaft position sensor :  mendeteksi sudut crank dan putaran mesin.
  4. Camshaft position sensor :  mendeteksi sudut standar crank dan timing camshaft.
  5. Water temperature sensor : mendeteksi suhu pendingin
  6. Throttle position sensor : mendeteksi sudut bukaan throttle valve.
  7. Oxygen sensor : mendeteksi konsentrasi oksigen dalam gas buangan



Tipe EFI
Ada dua tipe sistem EFI yang diklasifikasikan dengan metode jumlah deteksi intake udara.

  1. L-EFI (Tipe kontrol aliran udara) Tipe ini menggunakan air flow meter untuk mendeteksi jumlah udara yang mengalir di dalam intake manifold. Ada dua tipe metode pendeteksian: satunya langsung mengukur massa intake udara, dan satunya lagi membuat koreksi berdasarkan volume udara.
  2. D-EFI (Tipe manifold pressure control) Tipe ini mengukur tekanan di dalam intake manifold untuk mendeteksi jumlah intake udara dengan menggunakan densitas intake udara.

0 komentar: